BANYUMAS

Alun-alun Banyumas, Kota Lama
Alun-alun Banyumas
Selamat datang di Kota Satria, kota penuh kenangan dan harapan. Gapailah cita-cita anda di Kota Satria, disinilah tempatnya belajar dan mengembagkan diri untuk meraih masa depan.

BERITA TERBARU
SiNAU BARENG
TEMPAT WISATA DI BANYUMAS
Gambar, Galieri Foto Arief Hidayat Instagram @ariefhyt
Gunung Kendeng Kaliwedi
#AyoDolanBanyumas. Berikut ini tempat wisata di Banyumas dan sekitarnya
    1. Menara Pandang Purwokerto
    2. Lokawisata Baturraden
    3. Bendung Gerak Serayu
    4. Kota Lama Banyumas
    5. Taman Mas Kemambang
    6. Madhang Maning Park
    7. Curug Song
    8. Alun-alun Purwokerto
    9. Andhang Pangrenan
    10. Curug Legok, Kaliwedi
Baca Juga: 54 Tempat Wisata di Banyumas Populer

Lambang Daerah

Daun lambang
Berbentuk bulat dan didalamnya berlukiskan dari atas ke bawah, melambangkan kebulatan tekad masyarakat di wilayah Kabupaten Banyumas dalam melaksanakan usahanya yang suci, ikut serta dalam revolusi bangsa Indonesia dalam mengejar cita-cita bangsa yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Gunung Slamet
Berwarna abu-abu(kelabu) atau hitam dengan latar belakang warna biru di bagian atas dan warna hijau di bagian sebelah bawahnya.
NAMA SLAMET: mencerminkan harapan masyarakat di kabupaten Banyumas khususnya dan seluruh wilayah Indonesia umumnya agar supaya senantiasa selamat di dunia dan akhirat kelak dengan arti kata sesuai dengan Pancasila.
GUNUNG SLAMET: digambarkan sangat megah menjulang tinggi ke angkasa, melukiskan keagungan dan keteguhan yang dimiliki dan diamalkan oleh manusia masyarakat di Kabupaten Banyumas. Di gunung terdapat terdapat hutan lebat yang perlu dijaga agar tetap menghijau, mengingat fungsi hutan bagi daerah (hasta karana) yang bersifat: klimatologis, hidrologis, orologis, sosiologis, ekonomis, strategis, estetis, sanitair.

Sungai Serayu
Terletak melintang dengan warna kuning emas berlapis tiga yang dibatasi dengan baris gelombang sebanyak empat buah berwarna hitam.
NAMA SERAYU: mencerminkan harapan masyarakat di Kabupaten Banyumas khususnya dan seluruh Indonesia umumnya, agar supaya senantiasa RAHAYU atau selamat.
AIR SUNGAI SERAYU: sangat bermanfaat untuk pertaniandan usaha-usaha produksi serta usaha-usaha untuk kesejahteraan lainnya dari masyarakat Kabupaten Banyumas dan sekitarnya. Digambarkan tiga lapis gelombang maksudnya, bahwa sungai tersebut mengalir di tiga ex Kawedanan yaitu Banyumas, Sokaraja, Jatilawang.

Seludang (Mancung)
Berwarna cokelat dan manggar berwarna kuning emas yang tandanya terdapat 10 butir buah kelapa yang masih muda (bluluk) berwarna putih.kuning dan seluruhnya terletak di bagian bawah sebelah kiri. Kabupaten Banyumas merupakan penghasil gula kelapa dan merupakan sumber salah satuusaha rakyat.

Setangkai/ranting cengkeh
Dengan tangkainya yang berbuah lima biji, cengkeh berwarna cokelat/kuning emas yang terletak di belahan bawah sebelah kanan. Berbuah lima diartikan Pancasila. Kabupaten Banyumas merupakan penghasil cengkeh yang cukup besar.

Gada Rujak Polo
Berwarna hitam yang beruas lima buah, pinggiran lukisan yang ada di dalamnya merupakan batas ruas yang berwarna kuning. Merupakan senjata Raden Werkudara dengan sifat satria, jiwa pejuang yang gagah berani dan kuat yang dimiliki oleh orang Banyumas yang mengingatkan para tokoh dan pejuang Kabupaten Banyumas. Raden Werkudara bersifat jujur dan cablaka yang juga merupakan sifat orang Banyumas.

Sebatang pohon beringin
Pohon beringin yang mempunyai sulur enam buah dan rimbunan daun berupa tiga lapisan gelombang yang merupakan rangkaian 24 busur dengan susunan dari dalam keluar 4,6, dan 14 yang keseluruhannya berwarna putih dan terletak di tengah sebagai bayangan (di belakang gada rujak polo). Bermakna pengayoman, keadilan, dan kebenaran yang diusahakan dan menjadi cita-cita masyarakat Banyumas.

Surya sengkala:RARASING RASA WIWARANING PRAJA
Mengandung makna Tahun 1966 dan juga diartikan bahwa rasa yang serasi dari masyarakat merupakan pintu gerbang untuk memasuki daerah atau negara yang dicita-citakan.Ditulis dengan huruf Latin berwarna emas di atas dasar yang berbentuk pita sebagai bayangan berwarna hitam dengan pelisir kuning emas.

Nama daerah "DAERAH KABUPATEN BANYUMAS" ditulis dengan huruf Latin berwarna kuning emas di atas dasar yang berbentuk pita berwarna merah pelisir warna kuning emas.

Pengapit lambang
  • Sebelah kiri:Setangkai bulir padi berbiji 17 (berwarna kuning emas)
  • Sebelah kanan:Ranting murbai 8 (berwarna hijau berpelisir warna kuning emas, berbuah delapan untai/buah berwarna merah dan kuning emas serta tangkainya berwarna kuning emas) Menggambarkan dan bermakna Kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Perpaduan antara padi murbai dan gada rujak polo melambangkan hari depan rakyat Banyumas yang menuju masyarakat adil dan makmur yang diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Perpaduan antara bulir padi tujuh belas biji, murbai berdaun delapan, garis gelombang empat buah dan gada beruas lima adalah merupakan angka tanggal bersejarah, Hari Proklamasi Indonesia, 17 Agustus 1945.
Makna Warna untuk motif gambar lambang daerah
  • Biru:kedamaian, terang
  • Hitam:keabadian,keteguhan,setia,konsekuen
  • Kuning emas:kemurnian dan ketinggian mutu, keluhuran
  • Hijau:kesuburan,kemakmuran
  • Merah:keberanian,dinamika
  • Putih:kesucian,kejujuran

Sejarah Singkat Kabupaten Banyumas

Kabupaten Banyumas berdiri pada tahun 1582, pada tanggal 6 April 1582 atau bertepatan dengan tanggal 12 Robiul Awal 990 Hijriyah.

Kemudian ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Daerah Tingkat II Banyumas Nomor 2 Tahun 1990.

Keberadaan sejarah Kabupaten Banyumas, dengan pendirinya yang pertama adalah Raden Joko Kahiman yang kemudian menjadi Bupati yang pertama, dikenal dengan julukan atau gelar Adipati Marapat (Adipati Mrapat).

Riwayat singkat diawali dari jaman pemerintahan kesultanan Pajang, dibawah pimpinan raja Sultan Hadi Wijaya.

Kisah pada saat itu terjadi suatu peristiwa yang menyebabkan kematian Adipati Wirasaba ke - 6 (Warga Utama ke-I) dikarenakan kesalah pahaman dari Kanjeng Sultan pada waktu itu. Sehingga terjadi musibah pembunuhan di Desa Bener, Kecamatan Lowano, Kabupaten Purworejo (sekarang), sewaktu Adipati Wirasaba dalam perjalanan pulang dari pisowanan ke Pajang.

Dari peristiwa tersebut untuk menebus kesalahannya, Sultan Pajang memanggil para putra Adipati Wirasaba, Namun tidak ada yang berani menghadap.

Kemudian salah satu diantara putra menantunya memberanikan diri menghadap. Namun apabila nanti mendapatkan murka akan dihadapi sendiri, dan apabila mendapatkan anugerah/kemurahan putra-putra yang lain tidak boleh iri hati. Dan ternyata beliau diberi anugerah dengan diwisuda menjadi Adipati Wirasaba ke-7.

Semenjak itulah putra menantu yaitu Raden Joko Kahiman menjadi Adipati dengan gelar Adipati Warga Utama II. Kemudian sekembalinya dari kesultanan Pajang atas kebesaran hatinya dan dengan seijin Kanjeng Sultan, bumi Kadipaten Wirasaba dibagi menjadi empat bagian yang kemudian diberikan kepada para iparnya.
  • Wilayah Banjar Pertambakan diberikan kepada Kyai Ngabei Wirayuda.
  • Wilayah Merden diberikan kepada Kyai Ngabei Wirakusuma.
  • Wilayah Wirasaba diberikan kepada Kyai Ngabei Wargawijaya.
  • Wilayah Kejawar dikuasai sendiri dengan membuka hutan mangli, yang kemudian dibangun pusat pemerintahan dan yang kemudian menjadi nama Kabupaten Banyumas.
Karena kebijaksanaannya membagi wilayah Kadipaten menjadi empat untuk para iparnya, maka beliau dijuluki Adipati Marapat.

Dan Siapakah Raden Joko Kahiman itu ?
Raden Joko Kahiman adalah putra Raden Banyak Sosro dengan ibu dari Pasir Luhur. Raden Banyak Sosro adalah putra Raden Baribin, seorang Pangeran Majapahit yang karena suatu kesalahan maka menghindar ke Pajajaran dan akhirnya dijodohkan dengan Dyah Ayu Ratu Pamekas putri Raja Pajajaran.

Sedangkan Nyi Banyak Sosro, ibu Raden Joko Kahiman adalah Putri Adipati Banyak Galeh (Mangkubumi II) dari Pasir Luhur. Semenjak kecil Raden Joko Kahiman diasuh oleh Kyai Mranggi, semudi kejawar yang dikenal dengan nama Kyai Sembarta dengan Nyi Ngaisah yaitu Putri Raden Baribin yang bungsu.

Adipati Banyak Galeh adalah keturunan ke-9 dari Raden Arya Bangah dari Galuh Pakuan Putra pajajaran.

Dari sejarah terungkap bahwa Raden Joko Kahiman adalah merupakan SATRIA yang sangat luhur untuk bisa diteladani oleh segenap warga Kabupaten Banyumas khususnya karena mencerminkan :
  • Sifat altruistis, yaitu tidak mementingkan dirinya sendiri.
  • Dan merupakan pejuang pembangunan yang tangguh, tanggap dan tanggon.
  • Serta pembangkit jiwa persatuan kesatuan (Majapahit, Galuh Pakuan, Pajajaran) menjadi satu daerah dan memberikan kesejahteraan kepada semua saudaranya.
Dengan demikian tidak salah apabila MOTTO dan ETOS KERJA untuk Kabupaten Banyumas adalah SATRIA.

(Sejahtera, Adil, Tertib, Rapi, Indah, Aman)

Candra atau surya sengkala untuk hari jadi Kabupaten Banyumas adalah “BEKTINING MANGGALA TUMATANING PRAJA” artinya tahun 1582.

Bektining, kata asal bekti artinya sembah angka ( 2 )
Manggala, artinya pimpinan angka ( 8 )
Tumataning, kata asal tata (administrasi) angka ( 5 )
Praja, artinya bumi/budhi angka ( 1 )

Bila diartikan dengan kalimat adalah “KEBAKTIAN DALAM UJUD KERJA SESEORANG PIMPINAN/MANGGALA MENGHASILKAN AKAN TERTATANYA ATAU TERBANGUNNYA SUATU PEMERINTAHAN“

Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Peraturan Pemerintah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Tengah, termaksud dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 1948 tentang Pemerintahan Daerah.

Daerah–daerah yang termasuk wilayah provinsi Jawa tengah ada 28 daerah kabupaten, antara lain Kabupaten Banyumas termasuk nomor urut ke 14 yaitu :

1. Semarang, 2. Dan seterusnya 13. Blora, 14. Banyumas, 15. Cilacap, 16. Dan seterusnya, sampai dengan 28. Wonogiri.

Yang ditetapkan di Yogyakarta pada tanggal 18 Agustus 1950, yang ¿di tandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Pemangku Jabatan sementara Mr. As Saat, dengan Mendagri : Susanto Tirtoprojo, yang kemudian diundangkan pada tanggal 8 Agustus 1950 oleh Menteri Kehakiman A.G. PRINGGODIGDO.

Mulai 2016, Hari Jadi Banyumas Adalah Tanggal 22 Februari

Banyumas : Mulai tahun 2016, peringatan Hari Jadi Banyumas akan jatuh pada tanggal 22 Februari. Sebelumnya peringatan Hari Jadi Banyumas bertanggal 6 April.

Perubahan ini berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 10 Tahun 2015 tentang Hari Jadi Kabupaten Banyumas, Peraturan Daerah tersebut mencabut Perda sebelumnya No 2 Tahun 1990 tentang Hari Jadi KabupatenBanyumas.

Dengan perubahan hari jadi ini, ada perbedaan rentang waktu 11 tahun, dimana Hari Jadi Banyumas yang baru ditetapkan 11 tahun lebih tua.

Sehingga mulai di tahun 2016 , Banyumas akan merayakan hari jadinya yang ke 445.

PARA ADIPATI DAN BUPATI
SEMENJAK BERDIRINYA KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 1582

  1. R. JOKO KAHIMAN, ADIPATI WARGA UTAMA II
  2. R. NGABEI MERTA SURA
  3. R. NGABEI MERTA SURA II ( NGABEI KALI DETHUK ) ( 1601 – 1620 )
  4. R. ADIPATI MERTAYUDA I ( NGABEI BAWANG ) ( 1620 – 1650 )
  5. R. TUMENGGUNG MARTAYUDA II (R.T. SEDA MASJID/R.T. YUDANEGARA I ) ( 1650 – 1705 )
  6. R. TUMENGGUNG SURA DIPURA ( 1705 – 1707 )
  7. R. TUMENGGUNG YUDANEGARA II ( R.T. SEDA PANDAPA) ( 1745 )
  8. R. TUMENGGUNG REKSAPRAJA ( 1749 )
  9. R. TUMENGGUNG YUDANEGARA III ( 1755 ) KEMUDIAN DIANGKAT MENJADI PATIH SULTAN YOGYAKARTA BERGELAR DANUREJA I
  10. R. TUMENGGUNG YUDANEGARA IV ( 1780
  11. R.T. TEJAKUSUMA, TUMENGGUNG KEMONG ( 1788 )
  12. R. TUMENGGUNG YUDANEGARA V ( 1816 )
  13. KESEPUHAN : R. ADIPATI COKRONEGORO ( 1816 – 1830 )KANOMAN : R. ADIPATI BROTO DININGRAT ( R.T MARTADIREJA )
  14. R.T. MARTADIREJA II ( 1832 – 1882 ) KEMUDIAN PINDAH KE PURWOKERTO ( AJIBARANG )
  15. R. ADIPATI COKRONEGARA I ( 1832 – 1864 )
  16. R. ADIPATI COKRONEGARA II ( 1864 – 1879 )
  17. KANJENG PANGERAN ARYA MARTADIREJA III ( 1879 – 1913 )
  18. KANJENG PANGERAN ADIPATI ARYA GANDASUBRATA ( 1913 – 1933 )
  19. R. AA.SUJIMAN GANDA SUBRATA ( 1933 – 1950 )
  20. R. MOH. KABUL PURWODIREJA ( 1950 – 1953 )
  21. R. BUDIMAN ( 1953 – 1957 )
  22. M. MIRUN PRAWIRADIREJA ( 30 JANUARI 1957 – 15 DESEMBER 1957 )
  23. R. BAYU NUNTORO ( 15 DESEMBER 1957 – 1960 )
  24. R. SUBAGYO ( 1960 – 1966 )
  25. LETKOL. INF. SUKARNO AGUNG ( 1966 – 1971 )
  26. KOL. INF. PUDJADI JARING BANDAYUDA ( 1971 – 1978 )
  27. KOL. INF. R.G. RUJITO ( 1978 – 1988 )
  28. KOL. INF. H. DJOKO SUDANTOKO, S. Sos ( 1988 – 1998 )
  29. KOL. ARTELERI H.M. ARIS SETIONO SH, SIP ( 1998 – 2008 )
  30. Drs. H. MARDJOKO, MM ( 2008 – 2013 )
  31. Ir. H. ACHMAD HUSEIN (2013- 2018)
  32. Ir. H. ACHMAD HUSEIN (2018 - SEKARANG)

RENTAL MOBIL TRUKAHANS

Sewa Mobil di Banyumas


Wisata Banyumas, Bendung gerak Serayu, Kebasen, Rawalo
Instagram: ariefhyt
Sewa mobil menjadi pilihan yang lebih aman saat ini, anda hanya akan bersama rombongan teman atau keluarga yang anda kenal. Perjalanan liburan wisata atau wisuda pun akan lebih nyaman dan lebih bisa leluasa menentukan tujuan ke tempat yang anda inginkan dengan Trukahans.

Bagi adik mahasiswa yang akan liburan wisata bersama teman kampus ke luar kota, Trukahans menjadi solusi yang tepat. Sopir berpengalaman dan muda tentunya tak membuat canggung bercanda di perjalanan.

HARGA SEWA MOBIL + SOPIR

Mobil + Sopir
12 jam
Toyota Avanza (7 seater 1300cc, 2015)
Rp 350.000

085867725857

  • Termasuk sopir
  • Perjalan lintas kota akan dikenakan biaya tambahan
  • Harga tidak termasuk: BBM, makan sopir, biaya parkir, tiket masuk ke wisata, dll
  • Akan dikenakan biaya tambahan ketika weekend, long weekend, musim liburan, Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru


Kakang dan Mbekayu Banyumas merupakan ajang pemilihan Duta Pariwisata Kabupaten Banyumas, yang memiliki tujuan untuk membentuk generasi muda yang kreatif, berdedikasi, disiplin dan percaya diri, sekaligus memasarkan wisata di Kabupaten Banyumas.

Pemenang Kakang Mbekayu Banyumas akan menjadi wakil dari Banyumas dan bersaing sebagai duta wisata di tingkat Provinsi dalam Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Jawa Tengah.
Pasang iklan hubungi 0858-7752-7672

DAFTAR PEMASANG IKLAN:
1. Beras Trukahan
2. -

TWK

Tes Wawasan Kebangsaan
Kuis Soal & Pembahasan


TIU

Tes Intelegensi Umum
Kuis Soal & Pembahasan


TKP

Tes Karakteristik Pribadi
Kuis Soal & Pembahasan


SMA Kelas 10

No. Judul
1 Matematika -
2 Fisika 1
3 Biologi 1 2
4 Bahasa Inggris 1

SMA Kelas 11

No. Mata Pelajaran
1 Matematika IPA 1
2 Kimia 1
3 Ekonomi 1

SMA Kelas 12

No. Mata Pelajaran
1 Matematika 1
2. Fisika 1
3. Kimia 1 2
4. Biologi 1
belum